Bolou, 24 Februari 2026
DPRD Kabupaten Sabu Raijua menegaskan komitmennya dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah melalui partisipasi aktif pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sabu Timur Tahun 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah untuk Tahun 2027, sekaligus kelanjutan dari Musrenbang di tingkat desa. Dalam sambutannya, Karel O. Modjo Djami, S.Sos, Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, menyampaikan bahwa pembangunan adalah sebuah proses perubahan dan transformasi dari kondisi aktual yang masih dirasa kurang, menuju kondisi ideal yang diharapkan di masa depan. Baginya, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskannya dengan arah kebijakan dan kemampuan keuangan daerah.
Karel mengingatkan bahwa saat ini daerah menghadapi keterbatasan kemampuan keuangan, terutama akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut mengharuskan seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun usulan program secara realistis dan berbasis skala prioritas. Tidak semua program dapat didanai melalui APBD Kabupaten, sehingga diperlukan upaya alternatif melalui dukungan APBD Provinsi maupun APBN. Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama, antara lain kerusakan infrastruktur, tingginya angka stunting, rendahnya daya saing pendidikan, serta masih tingginya angka kemiskinan. Secara khusus untuk Kecamatan Sabu Timur, Karel menegaskan bahwa perbaikan jalan yang belum tuntas perlu menjadi prioritas pembahasan, mengingat pentingnya aksesibilitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.
Karel juga menekankan bahwa pembangunan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan sangat bergantung pada keterlibatan, partisipasi aktif, serta rasa memiliki dari seluruh elemen masyarakat. Baginya Musrenbang diharapkan dapat menghasilkan rumusan solusi terbaik terhadap berbagai tantangan yang dihadapi daerah, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPRD, Swingly Dala Ngapa yang ikut mengawal pembahasan isu strategis dalam forum tersebut.




