Menia, 8 April 2026
DPRD Kabupaten Sabu Raijua berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Forum Perangkat Daerah sebagai bentuk komitmen nyata dalam mengawal aspirasi masyarakat agar selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD yang hadir mewakili masing-masing Komisi, yakni Debora Babo Higa dan Swingly Dala Ngapa dari Komisi I Bidang Pemerintahan Umum, Eklesia S. Nyola Ruti dari Komisi II Bidang Perekonomian dan Donserses Nara Lulu dari Komisi III Bidang Pembangunan serta Ketua Komisi III, Laurens A. Ratu Wewo, S.Sos., yang hadir berdampingan dengan para pimpinan forum.
Forum tersebut menjadi ajang wadah strategis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas dan menyelaraskan usulan program kegiatan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dengan Rencana Strategis (Renstra) masing-masing dinas. Kehadiran legislatif dalam kegiatan tersebut memastikan integrasi usulan dan kebutuhan rill masyarakat yang dijaring melalui kegiatan reses maupun kunjungan kerja yang diakomodir dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Selain itu, DPRD dalam melaksanakan fungsi anggarannya melakukan pengawasan terhadap efektivitas perencanaan anggaran terhadap program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, dalam forum tersebut, DPRD memastikan program yang dirancang oleh OPD berfokus pada penyelesaian isu-isu strategis daerah, salah satunya ialah pada bidang Pertanian.
Dalam sambutannya, Laurens A. Ratu Wewo, S.Sos., secara tegas meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah usulan krusial masyarakat di bidang pertanian, seperti pengadaan selang HDPE, dinamo, dll. Ia menekankan bahwa berbagai usulan prioritas yang mengalami kendala teknis dan tidak dapat diproses melalui sistem perencanaan reguler tersebut, harus segera dicarikan solusi dan diakomodir pelaksanaannya melalui jalur Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD karena merupakan kebutuhan riil masyarakat. Sebagai mitra strategis, DPRD mengajak jajaran eksekutif untuk menjadikan forum ini sebagai ruang sinkronisasi rancangan program teknokratis pemerintah dengan aspirasi politis dan partisipatif dari masyarakat. Melalui diskusi yang terbuka dan konstruktif, DPRD dan Pemkab Sabu Raijua berkomitmen untuk menyusun kebutuhan prioritas yang rasional dan terarah, guna memastikan setiap rupiah uang rakyat kembali dalam bentuk program yang berdampak langsung pada kesejahteraan yang efektif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, DPRD dan Pemkab Sabu Raijua berharap dapat merumuskan prioritas rasional demi pembangunan yang efektif dan berkelanjutan pada tahun 2027.



