Raijua, 4 Maret 2026
Aspirasi masyarakat pada kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Raijua disampaikan Anggota DPRD, Dominggus Uly Binu, S.Kep., Ns, dalam sambutannya yang mendorong agar setiap usulan yang disampaikan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, mempertimbangkan skala prioritas, serta selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah. Menurut Dominggus prinsip pemerataan, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi landasan dalam setiap proses perencanaan. “Melalui forum ini, kita bersama-sama menyampaikan usulan, gagasan, serta kebutuhan prioritas masyarakat di tingkat kecamatan untuk kemudian dibahas dan diperjuangkan pada tingkat kabupaten,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan. Oleh karena itu, hasil Musrenbang menjadi salah satu dasar penting dalam memperjuangkan program-program prioritas masyarakat agar dapat terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam kegiatan tersebut, sejumlah aspirasi prioritas masyarakat Kecamatan Raijua turut disampaikan, antara lain, Pengalokasian pembangunan dua ruas jalan, yakni Trans Ledeke–Ledeunu dan Trans Ledeunu–Ballu, Penanganan pemadaman listrik oleh PLN yang kerap terjadi akibat mesin pembangkit yang sudah tua, Pemerataan jaringan listrik, khususnya bagi masyarakat Ledeke yang hingga kini belum sepenuhnya merasakan arus listrik, Usulan agar pembagian bantuan sosial seperti BLT/PKH dapat dilaksanakan di masing-masing desa guna memudahkan masyarakat lanjut usia dan warga kurang mampu, Penambahan alat kesehatan di RS Pratama Raijua serta perhatian terhadap kondisi pustu yang mengalami kerusakan berat serta Dorongan untuk terus mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kualitas perencanaan, sinergi antar pemangku kepentingan, serta partisipasi aktif masyarakat. Dominggus mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Raijua juga diikuti secara daring oleh jajaran Pemerintah Daerah. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca yang kurang bersahabat sehingga kapal penyeberangan menuju Pulau Raijua untuk sementara waktu tidak berlayar. Kehadiran secara virtual tersebut tidak mengurangi substansi dan komitmen dalam membahas serta menindaklanjuti setiap usulan masyarakat. Dari Raijua, Dominggus juga menyampaikan apresiasi atas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Kabupaten Sabu Raijua. Berbagai program yang telah dijalankan dinilai mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kami memberikan apresiasi atas dedikasi selama kurang lebih 100 hari kerja ini. Doa kami, kiranya Bapak Bupati dan Wakil Bupati serta kita semua terus bersinergi dan diberikan kesehatan dalam membangun Sabu Raijua,” tambahnya.




