Berita Berita Utama

DPRD Tegaskan Komitmen Sinkronisasi dan Pengawalan Prioritas pada Musrenbangcam Hawu Mehara

Tanajawa, 27 Februari 2026

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka, SH., menegaskan peran DPRD dalam mengawal sinkronisasi program pusat dan daerah pada pelaksanaan kegiatan Musrenbangcam Hawu Mehara Tahun 2026 di Gedung Gereja Via Dolorosa Tanajawa. Dalam sambutannya, Paulus menyampaikan bahwa seluruh usulan yang masuk pada dasarnya merupakan prioritas dan telah menjadi pergumulan masyarakat selama bertahun-tahun. Namun, di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Daerah dan DPRD dihadapkan pada tantangan besar dalam mengakomodasi seluruh kebutuhan tersebut. Ia memaparkan bahwa tingkat kemandirian fiskal daerah saat ini hanya berkisar kurang lebih 4 persen, sementara ketergantungan terhadap dana transfer pusat mencapai sekitar 97 persen. Dengan kondisi tersebut, ruang gerak anggaran sangat terbatas sehingga tidak semua usulan dapat langsung direalisasikan. “Jika nantinya terdapat wilayah yang belum mendapatkan porsi pembangunan sesuai harapan, kiranya dapat dimaklumi karena kondisi kemampuan keuangan daerah yang sangat terbatas,” ujarnya.

Paulus juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Hawu Mehara yang pada tahun 2025 terdapat tiga ruas jalan yang sempat masuk dalam perencanaan anggaran, namun karena kebijakan efisiensi pada perubahan anggaran, program tersebut belum dapat direalisasikan dan berharap dapat kembali dianggarkan pada tahun 2027. Adapun pembangunan jalan tahun anggaran 2026 dialokasikan masing-masing satu ruas di Kecamatan Hawu Mehara, Kecamatan Sabu Liae, Kecamatan Sabu Barat dan Kecamatan Sabu Timur. Selain itu, Paulus menegaskan pentingnya sinkronisasi program pusat dan daerah, termasuk dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang perlu diimbangi dengan kesiapan daerah dalam penyediaan bahan baku lokal. Ia memandang bahwa integrasi program pusat dan daerah menjadi kunci untuk memaksimalkan manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Terdapat 364 usulan yang diajukan melalui Musrenbang tingkat desa dan sebanyak 323 usulan disepakati untuk diakomodir dengan penyesuaian terhadap kapasitas fiskal daerah, sementara 41 usulan lainnya belum dapat ditindaklanjuti. DPRD Kabupaten Sabu Raijua menegaskan akan terus menjalankan fungsi penganggaran, pengawasan, dan legislasi secara optimal, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat guna memperjuangkan kebutuhan strategis daerah. Melalui kolaborasi yang solid antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat, DPRD berharap hasil Musrenbangcam Hawu Mehara benar-benar menjadi pijakan pembangunan yang realistis, terarah, dan berkelanjutan bagi masyarakat.